Kamis, 07 Maret 2013

pembuatan sale pisang



I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pisang mengandung protein yang kadarnya lebih tinggi daripada buah-buahan lainnya, dan buah pisang mudah busuk. Untuk mencegah pembusukan dapat dilakukan pengawetan, misalnya dalam bentuk sale. Sale pisang merupakan produk pisang yang dibuat dengan proses pengeringan dan/atau pangasapan. Pisang sale kaya Karbohidrat, Vitamin,
dan Mineral. Sifat-sifat penting yang sangat menentukan mutu sale pisang adalah
warna, rasa, aroma, kekenyalan, dan ketahanan simpannya. Sifat tersebut banyak dipengaruhi oleh cara pengolahan, pengepakan, serta penyimpanan produknya. Sale yang dibuat selama ini sering kali mutunya kurang baik terutama bila dibuat pada waktu musim hujan.
Dikenal ada 3 (tiga) cara pembuatan sale pisang, yaitu :
1. Cara tradisional dengan menggunakan asap kayu
2. Cara pengasapan dengan menggunakan asap belerang
3. Cara basah dengan menggunakan natrium bisulfit.
Sale pisang yang dihasilkan hanya mencapai 25% atau seperempat
bagian dari berat pisang utuh (masih ada kulitnya). Jenis pisang yang
sering dibuat sale adalah pisang ambon. Untuk kripik pisang manis dapat
ditambahkan gula pasir halus pada kripik yang sudah digoreng.
Pengolahan pembuatan sale pisang dapat dibedakan menjadi 2 secara aspek :
1. Penggunaan natrium bezoat/natrium pada saat pengolahan.
2. Perlakuan pada buah dengan menambahkan sentuhan tekhnologi untuk mendapatkan hasil olahan baik dan cepat.




II. Alat dan Bahan
A. ALAT

1. Pisau stainless steel
2. Baskom
3. Tampah/nyiru
4. Plastik Polipropilen
5. Sendok
6. Pemipih Pisang
7. Tungku atau kompor

B. Bahan

1. Buah Pisang secukupnya.
2. Tepung beras
3. Minyak goreng.
4. Telur



 III. CARA PEMBUATAN SALE PISANG

Ada 4 (empat) cara pembuatan sale pisang, yaitu :
A. Cara tradisional.
B. Cara pengasapan.
C. Cara basah.
D. Cara tradisional.
A. Pembuatan sale pisang
1) Pisang yang sudah dipilih kemudian dikupas.
2) Diiris menjadi 8-10 helai irisan pisang.
3) Kemudian helaian pisang di celupkan sebentar di natrium benzoat.
4) Dikeringkan atau dijemur.
5) Gaplek pisang, kurang enak bila dimakan langsung.
6) Olahan lanjutan, 1kg, 1ons tepung beras, 2 butir telur (dibuat adonan)
7) Gaplek pisang dicelipkan dalam adonan (tipis)
8) Kemudian digoreng, sampai warna kuning kecoklatan agar lebih cantik, lalu dikemas.



0 komentar:

Posting Komentar